Selasa, 20 Juli 2021

Cara Nikmat Membuat Sate Agar Tidak Kesalahan


Travelingkuy88 - Meski terlihat sepele, membakar sate ada triknya. Hindari 5 kesalahan bakar sate yang masih sering dilakukan ini.

Sudah punya daging kurban? Sebelum bikin sate kambing atau sate sapi, perhatikan dulu tips membuatnya.

Ada tips membuat sate empuk hingga tak berbau prengus. Caranya dengan memberi perasan air jeruk nipis pada daging, membungkusnya dengan daun pepaya, hingga memarinasinya sebentar dengan kecap manis.

Selain itu, pastikan menghindari kesalahan bakar sate supaya sate buatanmu lebih nikmat. Sepintas memang terlihat sepele, namun ternyata masih banyak orang melakukannya.

1. Langsung mengolah daging


Begitu mendapat daging kurban biasanya kamu langsung mengolahnya jadi sate, padahal langkah ini kurang tepat. Daging kurban perlu dibuat empuk terlebih dahulu karena secara alamiah, daging yang baru disembelih akan alot jika langsung diolah.

"Kalau untuk menu bakar seperti sate, usia kambing sangat memengaruhi. Kalau tua, biasanya pasti alot. Apalagi kalau daging kurban habis dipotong langsung dibikin sate, itu sulit empuk karena daging kambing harusnya ada aging/pelayuan," kata chef Stefu Santoso pada detikfood.

Cara tradisional yang bisa dilakukan adalah dengan membungkus daging kurban menggunakan daun pepaya. Cara lainnya ialah membaluri potongan daging dengan buah nanas yang sudah dihaluskan atau memakai bubuk tenderizer (pengempuk).

2. Tidak memakai potongan daging yang tepat

Kunci keempukan sate kambing maupun sapi sebenarnya ada pada penggunaan potongan daging yang tepat. Paling bagus adalah has dalam atau has luar.

Masalahnya, saat mendapat daging kurban terkadang kita tidak tahu bagian daging apa yang kita dapat. Untuk meminimalisir kealotan daging, caranya dengan melakukan proses pengempukan yang tepat.

Chef Budi Lee pernah membeberkannya pada detikfood. "Coba rendam daging dengan bawang merah, bawang putih, nanas, jahe dan kecap selama 2-3 jam. Proses ini bisa bantu empukkan daging," katanya.

3. Ukuran daging sate tidak sama

Chef Degan Septoadji menekankan pentingnya penggunaan daging dalam ukuran yang sama untuk membuat sate. Hal ini guna memastikan sate bisa matang sempurna dalam waktu yang sama.

"Yang penting potong dengan ukuran yang sama supaya semua bagian daging matangnya sama," jelasnya. Ia juga mengatakan daging sate bisa dibumbui dengan garam dan merica sebelum dipanggang supaya lebih ada rasanya.

4. Asal memotong daging

Kesalahan bakar sate selanjutnya adalah asal memotong daging. Padahal memotong yang tepat sangat penting untuk menjamin keempukan sate.

Caranya lihat alur serat daging. Ikuti arah serat untuk memotong daging. Terakhir, buang urat (lapisan tipis berwarna putih) pada daging kambing. Jika salah potong tidak mengikuti serat dan urat-urat tidak dibuang maka daging jadi liat. Lemak atau gajih daging bisa digunakan untuk menambah cita rasa sate.

5. Potongan daging sate terlalu banyak

Memasukkan terlalu banyak potongan daging dalam satu tusuk sate bisa membuatnya berjejalan. Idealnya tiap satu tusuk sate berisi 3 potong daging dan 1 selipan lemak.

Kemudian celupkan sate ke dalam bumbu yang terdiri dari campuran bumbu kacang dan kecap manis. "Jadi setiap kali mau bakar, dibumbi kecap dulu sebentar, terus dibakar, celupin lagi kecap, bakar lagi, celupin lagi kecap, dan seterusnya. Harus diimbangi dengan penggunaan jeruk limau. Limau ada aroma dan sifat pengempuk karena kan asam," kata chef Stefu. Lakukan proses ini sampai sate matang sempurna. Proses membakar sate kira-kira 5-10 menit. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar